Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
negara
pustaka111
phsl
katam
e-Produk
bankpadi
Varietas

Kalender Kegiatan

Berita
Pelatihan Budidaya Tanaman Pekarangan M-KRPL di Kabupaten Tulang Bawang PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Rabu, 29 Mei 2013 09:25

Sosialisasi M-KRPL Lamung BaratPemerintah melalui pernyataan Presiden, menegaskan bahwa ketahanan dan kemandirian pangan nasional harus dimulai dari rumah tangga. Pemanfaata lahan pekarangan sumber pengembangan pangan untuk mewujudkan kemandirian pangan rumah tangga, merupakan salah satu pilihan yang sangat menarik dan potensial dikembangkan.

Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) adalah suatu model rumah pangan yang dibangun dalam suatu kawasan  (RT/RW, dusun, Desa, Kecamatan). Dengan prinsip pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan, untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga dalam mengurangi belanja rumah tangga atau peningkatan pendapatan yang pada akhirnya  meningkatkan kesejahteraan melalui partisipasi masyarakat.

Telah dilakukan Sosialisasi dan pelatihan di Kampung Kagungan Rahayu, Kecamatan Menggala, dan Kampung Panca Mulia, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang. Telah dilakukan Sosialisasi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL), dan dilanjutkan dengan  pelatihan Budidaya tanaman di pekarangan.  Acara dihadiri dari Kepala BP3K Kec. Menggala, Kepala Kampung Kagungan rahayu, Kecamatan Menggala,  Penyuluh ,  pengurus dan dan anggota kelompok Wanita Tani.

Dalam diskusi Kegiatan Sosialisasi di kedua lokasi tersebut terlihat antusias para peserta pertemuan untuk melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik.. Dalam sosialisasi tersebut kepala Kampung ke dua lokasi sangat mendukung sekali kegiatan ini dan berpesan agar kelompok Wanita Tani ini dapat dengan sungguh-sungguh melaksanakan kegiatan MKRPL ini dan berharap nantinya bisa menjadi contoh dan bisa berkembang di desa-desa lainnya dalam pemanfaatan lahan pekarangan.

Kegiatan dalam M-KRPL yang akan dilaksanakan adalah :

  1. Pembuatan Kebun Bibit Desa (KBD)
  2. Penataan pekarangan
  3. Pemilihan komditas
  4. Pengelompokan lahan pekarangan,
  5. Pembangunan KRPL.
 
Sosialisasi dan pelatihan kelembagaan M-KRPL di Desa Pancasila Kabupaten Lampung Selatan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Selasa, 28 Mei 2013 14:31

mkrpl lampung selatanModel Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) adalah suatu model rumah pangan yang dibangun dalam suatu kawasan  (RT/RW, dusun, Desa, Kecamatan). Dengan prinsip pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan, untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga dalam mengurangi belanja rumah tangga atau peningkatan pendapatan yang pada akhirnya  meningkatkan kesejahteraan melalui partisipasi masyarakat.

Tujuan M-KRPL  : (1) Meningkatkan keterampilan keluarga dan masyarakat dalam pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman pangan, buah, sayuran dan tanaman obat keluarga (Toga), pemeliharaan ternak dan ikan , pengolahan hasil serta pengolahan limbah rumah tangga menjadi kompos, (2) Memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga dan masyarakat secara lestari, (3) Mengembangkan kegiatan ekonomi produktif keluarga, dan (4) Menciptakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat secara mandiri.

Kegiatan sosialisasi, pelatihan kelembagaan, dan perhitungan Pola Pangan Harapan (PPH) dilaksanakan di Desa Pancasila Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan diikuti oleh 20 orang peserta calon petani kooperator program Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL). Acara dipandu oleh Bapak Suharyono selaku PPL desa Pancasila, lebih lanjut acara dibuka oleh Bapak Sigit selaku Kepala  Desa Pancasila.

Selama kegiatan berlangsung calon petani kooperator yang tergabung dalam Kelompok Wanita Agung Lestari antusias mengikuti sesi demi sesi acara, hal ini dibuktikan dengan adanya pertanyaan, tanggapan, dan harapan dari program yang akan dilaksanakan.

Kegiatan diakhiri dengan motivasi yang disampaikan oleh Bapak Sigit sebagai salah satu tokoh Local Champion pelaksanaan M-KRPL di Desa Pancasila.  Rencana tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi M-KRPL, akan dilaksanakan pembangunan Kebun Bibit Desa sebagai salah satu unsur utama kegiatan M-KRPL yang berfungsi sebagai unit pensuplai bibit untuk anggota kooperator.

LAST_UPDATED2
 
Penanaman Padi Hibrida Asal China dan Indonesia di Kabupaten Pesawaran PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Robet A.   
Senin, 27 Mei 2013 13:56

tanam padi hibridaWalaupun kerjasama pengambangan padi hibrida antara Kementerian Pertanian RI dengan Pemerintah China sudah selesai pada bulan April 2013 yang lalu, namun kegiatan Uji adaptasi padi hibrida asal China dan Indonesia terus dilaksanakan. Pada 18 Mei 2013 telah dilakukan penananam padi hibrida asal China (varietas CIHR-805) dan asal Indonesia (SL-8) di DesaSukadadi Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran seluas 1 ha.

Tanam pindah dilakukan setelah padi berumur 18 hari setelah benih disebar (18 HST). Pemilihan kedua varietas ini merupakan rangkaian kelanjutan hasil uji adaptasi pada musim tanam sebelumnya, dimana vareiatas padi hibrida terbaik tumbuh dan berproduksi di lokasi kegiatan adalah varietas CIHR-805 dari China dan SL-8 dari Indonesia.

Varietas yang ditanam dikombinasikan dengan system tanam (Twin seed dan Jajar Legowo 2:1), serta penggunaan pupuk organic. Menurut penanggungjawab kegiatan Ir. Robet Asnawi, M.Si, penanaman ini merupakan rangkaian kegiatan pengembangan padi hibrida kerjasama Kementerian Pertanian RI dengan Pemerintah China yang telah dimulai tahun 2011 di BPTP Lampung.

Penggunaan system tanam Twin seed ini sudah banyak digunakan oleh petani di Kabupaten Pesawaran, karena memiliki beberapa keuntungan antara lain: efisiensi penggunaan benih, jumlah anakan yang lebih banyak, mudah dilakukan penyiangan, dan yang lebih penting adalah petani lebih menyukai system tanam tersebut dibandingkan dengan system tanam jajar legowo.

LAST_UPDATED2
 
Sosialisasi dan Pelatihan M-KRPL Lampung Barat PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Jumat, 24 Mei 2013 16:08

M-KRPL Lampung BaratModel Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL)  adalah suatu model/percontohan pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dalam suatu kawasan dan menerapkan prinsip-prinsip RPL dengan menambahkan intensifikasi pemanfaatan pagar hidup, jalan desa, dan fasilitas umum lainnya (sekolah, rumah ibadah, dll), lahan terbuka hijau, serta mengembangkan pengolahan dan pemasaran hasil

Pengembangan M-KRPL Kabupaten Lampung Barat Tahun 2013 dilaksanakan di Pekon Suka Jaya dan Pekon Sindar Pagar. Sosialisasi dilakukan dimasing-masing pekon yang diikuti  oleh 20 KK dengan pekerjaan mayoritas ibu rumah tangga dan petani.  Hadir dalam sosisalisasi ini dari BPTP Lampung Ir. Marsudin Silalahi, M.Si,  Ds.Dani Purwadi, Gohan Octora Manurung, SP dan Penyuluh Pertanian.

Setelah itu dilakukan sosialisasi pelaksanaaan M-KRPL dan pembentukan pengurus Kebun Bibit Pekon (KBP).  Pelatihan Budidaya tanaman sayuran dan budidaya ternak juga dilakukan.  KWT Dahlia dari Pekon Sindang Pagar dan KBD Plamelia Indah dari Pekon Suka jaya sebagai pelaksana kooperator M-KRPL  sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini guna mensukseskan program M-KRPL.

LAST_UPDATED2
 
Pengkajian Kompetitif Pemanfaatan Limbah Cair Dan Padat Industri Tapioka Untuk Pemupukan Tanaman Jagung dan Pakan Ternak PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Robet A.   
Kamis, 23 Mei 2013 03:06

limbah cair dan padat tapiokaKegiatan ini merupakan kegiatan pengkajian kompetitif 2013 tentang Pemanfaatan limbah cair dan padat tapioka untuk pupuk organik pada tanaman jagung serta pakan ternak. Berlimpahnya limbah tapioka cair dan padat di sekitar pabrik Ittara (industri tepung tapioka rakyat) merupakan sumber pupuk dan pakan yang meiliki nilai tinggi.

Jika selama ini limbah tersebut merupakan sumber polusi udara dan air, maka kini limbah tersebut tidak lagi menjadi permasalahan di masyarakat, bahkan menjadi sumber keuangan yang menghasilkan. Pemanfaatan limbah ini juga merupakan teknologi zero waste yang berwawasan lingkungan berbasis ubikayu. Ubikayu yang dijadikan bahan pokok industri mempunyai banyak manfaat baik untuk bahan makanan manusia (tepung tapioka, tepung cassava, onggok, maupun limbah yang dihasilkan digunakan sebagai pupuk cair dan pakan ternak.

Menurut penanggung jawab kegiatan Ir. Robet Asnawi, M.Si, hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa limbah cair industri tapioka memiliki kandungan unsur hara makro dan mikro yang cukup tinggi. Sedangkan limbah padat industri tapioka berupa pecahan ubikayu dan kulit mengandung serat kasar, karbohidrat dan protein yang cukup baik untuk digunakan sebagai pakan ternak. Dalam aplikasinya limbah padat industri tapioka dicampur dengan pakan konsentrat diharapkan mampu meningkatkan bobot badan sapi sebesar 1,2 kg/ekor/hari.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com