Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
negara
pustaka111
katam
Varietas
upbs
phsl
bankpadi

Kalender Kegiatan

Berita
Kebun Percobaan Tegineneng Lakukan Perakitan Klon Ubi Kayu PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M., Meida   
Selasa, 11 Juni 2013 12:27

kebun percobaan teginenengKP tegineneng yang dikepalai oleh Bapak Rugito dengan Bapak Sudarno dan Bapak Widodo sebagai pelaksana. Menurut Kepala KP Tegineneng (Rugito) Sekarang ini, KP Tegineneng terdapat tiga kegiatan yang sedang dilaksanakan.  Dua diantanya yaitu kegiatan penelitian yang bekerjasama dengan Balitkabi, yaitu penelitian tanaman kedelai dan Perakitan klon ubi kayu. Sebanyak 10 galur kedelai sedang diteliti dan perakitan 28 klon ubi kayu bekerjasama dengan Balikabi Malang.

Pemanfaatan lahan Di KP Tegineneng juga dilakukan dengan kegiatan visitor plot.  Pemanfaatan lahan yang ada di KP Tegineneng dengan luasan sekitar 10 Ha antara lain dengan penanaman tanaman ubikayu, temu-temuan, pisang, jambu mete, dan beberapa buah-buahan lain.

Rencana ke depan ialah penanaman pohon pisang cavendish sebanyak 1000 batang dengan diselingi oleh tanaman ubi kayu.

LAST_UPDATED2
 
Kegiatan Demfarm Kedelai Kabupaten Lampung Tengah PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M., Dewi R.   
Senin, 10 Juni 2013 09:55

Demfarm Kedelai Lampung Tengah 2013Lokasi demfarm kedelai Kabupaten Lampung Tengah dilaksanakan pada daerah yang petaninya sering dan biasa menanam kedelai. Di Lampung Tengah ada 4 kecamatan yang biasa menanam kedelai yaitu: kec. Bandar Surabaya, Kec. Seputih Mataram, Kec. Terusan Nunyai dan Kec. Terbanggi Besar.

Setelah berkoordinasi dengan BP4K Lampung Tengah, maka lokasi kegiatan demfarm kedelai dilaksanakan di kecamatan Seputih Mataram, Desa Bumi Setia. Di Kecamatan Seputih Mataram pada tahun 2013 ini ada program SLPTT kedelai seluas 70 hektar.

Lokasi kegiatan demfarm kedelai di kecamatan Seputih Mataram, Desa Bumi Setia, Kabupaten Lampung Tengah. Petani yang melaksanakan demfarm kedelai termasuk kelompok Bumi Luhur.

Varietas Kedelai yang digunakan adalah varietas Anjasmoro dan Tanggamus. Inokulan Rhizobium dilakukan dengan menggunakan Iletrisoy. Pengarahan yang disampaikan antara lain: Penyiapan Lahan, Pada lahan sawah bekas tanaman padi, lahan tidak perlu diolah (TOT),  jerami dapat digunakan sebagai mulsa.

Mulsa jerami dihamparkan sebanyak 5 ton/ha secara merata di permukaan lahan dengan ketebalan <10 cm. Mulsa berguna untuk menjaga kelembaban tanah, mengurangi serangan lalat kacang, dan menekan pertumbuhan gulma. Pembuatan saluran drainase, tanaman kedelai memerlukan air yang cukup dan tidak menghendaki kelebihan air/tanah becek selama pertumbuhannya.

Saluran drainase diperlukan untuk mengalirkan air ke areal pertanaman guna menjaga kelembaban tanah optimal dan mengalirkan kelebihan air pada saat hujan. Saluran drainase/irigasi dibuat dengan kedalaman 25-30 cm dan lebar 20-30 cm setiap 2-5 m.

Pada demfarm ini dilakuakn pemupukan dengan dosis: a). 100 kg Urea + 100 kg SP36 + 100 kg KCl per hektar,   b). 25 kg Urea + 50 kg SP36 + 50 kg KCl  per hektar.

 
Uji Kinerja Mesin Kepras Tebu PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Soraya, Gohan O.M.   
Rabu, 05 Juni 2013 15:36

uji mesin kepras tebuPelaksanaan uji kinerja mesin Kepras tebu Kapasitas 12 jam/ha telah dilaksanakan di PTPN VII di PG. Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara.  Pelaksanaan uji dihadiri oleh Manager PG. Bunga Mayang Bpk. Karnoto, Kepala Tanamn dan seluruh tenaga teknis alat berat PG. Bunga Mayang.

Uji mesin Kepras dilaksanakan di Kebun tebu yang sudah dipanen.   Alat mesin Kepras dioperasikan dengan traktor kemudian diposisikan diatas tanaman tebu yang telah dipanen.  Traktor yang telah dipasang mesin pengepras bergerak,  kemudian pisau mesin berputar memotong tebu.

Dengan adanya pengujian ini diharapkan mendapat masukan perbaiakn mesin kepres ini. Beberapa masukan yang didapat berupa jarak mata pisau harus dibuat 15 cm agar kinerja pisau lebih maksimal, ketajaman mata pisau harus sempurna, kemiringan yang tepat,  dudukan alur /penstabil dibuat fleksibel naik turun.

Dengan adanya pengujian langsung di lapangan maka akan ada masuakn untuk menyempurnakan mesin pengepras ini.  Jika alat ini telah sempurna diperbaiki maka akan digunakan untuk acara panen raya tebu juring ganda di Jawa timur.

LAST_UPDATED2
 
Pelatihan M-KRPL di Desa Surbakti Kabupaten Lampung Selatan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Reli H., Gohan O.M.   
Selasa, 04 Juni 2013 20:10

Kegiatan sosialisasi, pelatihan kelembagaan, dan perhitungan Pola Pangan Harapan (PPH) diikuti oleh 20 orang peserta calon petani kooperator program Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL). Acara dipandu oleh Bapak Siswono selaku PPL desa Sukabakti, lebih lanjut acara dibuka oleh Bapak Karyana selaku Kepala BP3K Kecamatan Palas, acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang Konsumsi Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan Bapak Fuady, SP.

Selama kegiatan berlangsung calon petani kooperator yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Sejahtera antusias mengikuti sesi demi sesi acara, hal ini dibuktikan dengan cukup banyaknya pertanyaan, tanggapan, dan harapan dari program yang akan dilaksanakan.

Kegiatan diakhiri dengan motivasi yang disampaikan oleh Bapak Kepala Desa Bapak Yato Suyanto sebagai salah satu tokoh Local Champion pelaksanaan M-KRPL di Desa Sukabakti.

Rencana tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi M-KRPL, akan dilaksanakan pembangunan Kebun Bibit Desa sebagai salah satu unsur utama kegiatan M-KRPL yang berrfungsi sebagai unit pensuplai bibit untuk anggota kooperator.

 
Subak di Lampung PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M., Edwin H.   
Senin, 03 Juni 2013 14:02

Subak di LampungKearifan lokal dalam pengembangan pertanian tanaman pangan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung telah melakukan inventarisasi kearifan lokal di Desa Rejobinangun Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur.  Di desa ini beberapa kearifan telah ditemukan antara lain pembangunan DAM (bendungan) untuk mencukupi kebutuhan air dalam usahatani padi

Pola tanam setahun yang diterapkan di desa ini adalah padi, kedelai dan jagung. Di desa ini masyarakat menyadari bahwa, usahatani yang hanya mengandalkan air hujan, akan mengalami kendala kekurangan air pada musim kemarau yang berakibat kegagalan panen, dan pada musim hujan juga dapat membawa kegagalan panen akibat kebanjiran.

Untuk mengatasi kekurangan air dalam berusahatani padi, kedelai dan jagung, kearifan lokal masyarakat di Desa Rejobinangun diwujudkan dengan bergotong royong  dengan biaya swadaya masyarakat membuat DAM (bendungan) dengan membendung rawa.

Air dari DAM disalurkan ke petak-petak sawah di kelompoknya sejumlah 105 orang dengan luas areal yang dapat diairi seluas 130 hektar. Dengan adanya DAM/bendung ini kebutuhan air untuk berusahatani sepanjang tahun dapat terpenuhi.

Hal ini dilakukan untuk dapat mengatur air sehingga suku Bali dapat menjalankan pranoto wongso sesuai penanggalan Bali. Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Subak mengadakan pertemuan setiap hari Rabu kliwon (setiap 35 hari) untuk membahas adanya ketentuan adat dan adanya upacara pola tanam.

Kepengurusan terdiri ketua, sekretaris, bendahara, mangku adat (pendeta) untuk memimpin rapat. Pengurus mendapat imbalan berupa 25 kg gabah kering lumbung/ha.  Dalam rapat diatur pola tanam dengan mufakat menentukan lahan yang duluan ditanam, jika ada  petani anggota yang menanam diluar jadwal akan dikenakan sanksi berupa denda Rp. 100.0000,-

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com