Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pustaka111
negara
upbs
katam
Varietas
bankpadi
e-Produk

Kalender Kegiatan

Berita
Sosialisasi Kalender Tanam PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Minggu, 14 Desember 2014 23:14

Sosialisasi KatamTim Gugus Tugas (GT) Kalender Tanam (KATAM) BPTP Lampung melaksanakan sosialisasi kalender tanam terpadu di Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Way Kanan dan Tulangbawang Barat. Sosialisasi ini melibatkan beberapa penyuluh pertanian yang ada di dua Kabupaten tersebut.

Disini Tim GT mensosialisasikan bagaimana cara mengakses Kalender Tanam Terpadu melalui internet. Hal-hal yang dijelaskan adalah sebagai berikut :
1.  Cara mengakses Kalender Tanam Terpadu, sampai dengan tingkat kecamatan
2.  Cara membaca informasi yang ada di dalam Kalender Tanam Terpadu

Selain melaksanakan sosialisasi kalender tanam terpadu, Tim GT Katam BPTP Lampung juga menyerahkan buku “Rekomendasi Teknologi Budidaya Padi, Jagung dan Kedelai Spesifik Lokasi dan Informasi Tingkat Kerentanan Banjir, Kekeringan dan Organisme Pengganunggu Tanaman Berdasarkan Kalender Tanam Terpadu di Provinsi Lampung” ke BP4K Kabupaten Way Kanan dan Tulangbawang Barat,  Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Way Kanan, dan  Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Kabupaten Tulangbawang Barat. Pada Dinas Pertanian (baik di Way Kanan dan Tulang Bawang Barat) tim menjelaskan gambaran umum tentang Kalender Tanam Terpadu dan juga menjelaskan informasi-informasi apa saja yang terdapat dalam buku tersebut. Tim GT Katam berharap buku tersebut dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak terkait yang ada di dua Kabupaten tersebut, terutama dalam hal perencanaan pembangunan pertanian dengan memanfaatkan informasi yang ada di buku tersebut.

Di Kabupaten Tulang Bawang Barat Tim GT Katam melaksanakan verifikasi Kalender Tanam (Katam). Lokasi yang di survei adalah di Desa Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat. Dari hasil verifikasi diperoleh informasi bahwa jadwal tanam yang terjadi di lapangan tidak sesuai dengan data yang ada di Kalender Tanam Terpadu, pergeserannya lebih kurang 1 dasarian (di Katam Oktober II – III, sedangkan di lapangan November I), hal ini dikarenakan mundurnya awal musim hujan yang terjadi di Provinsi Lampung terutama di Kabupaten Tulangbawang Barat.

LAST_UPDATED2
 
Kunjungan Kerja Menteri Pertanian di Provinsi Lampung PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Bambang W dan Edwin H   
Sabtu, 29 November 2014 08:16

kunker mentanKunjungan Kerja  Menteri Pertanian di Provinsi Lampung dilaksanakan pada tanggal 24 – 26 Nopember 2014. Selama di Lampung Menteri Pertanian mengadakan koordinasi dengan Wagub Lampung, Para Bupati, dan SKPD terkait serta kunjungan lapang.

Pertemuan dengan Wakil Gubernur, Kepala Satker Provinsi (Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Peternakan, Dinas Perkebunan, Badan Ketahanan Pangan, Sekretariat Bakorluh dan Dinas PU);  BPTP Lampung; BPP Lampung; Bupati Lampung Tengah yang diwakili Sekretaris Daerah dan Kepala Satker Kabupaten Lampung Selatan (Dinas Pertanian dan BP4K), serta instansi terkait lainnya (PT. SHS; PT. Pertani). Menteri Pertanian meminta Lampung untuk dapat meningkatkan produksi padi 1 juta ton gabah.

Selain melakukan pertemuan, Menteri Pertanian juga melakukan kunjungan kerja lapangan, lokasi yang dikunjungi adalah sebagai berikut :

a.  Kunjungan di Desa Pujokerto, Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah dalam rangka mengecek kesiapan lokasi kunjungan Presiden RI.

b.  Kunjungan ke gudang benih PT. Pertani, PT. Sang Hyang Seri dan  PT. Benthany Seed, untuk mengecek ketersediaan benih. Selanjutnya kunjungan ke penangkar benih padi P4S Sama Maju di Desa Astomulyo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah.

c.  Kunjungan ke calon penerima bantuan kontigensi lokasi di Kabupaten Lampung Timur.

d.  Beberapa isu atau masalah yang umum ditemukan adalah kelangkaan pupuk, benih tidak tersedia tepat waktu, dan saluran irigasi rusak. Persoalan –persoalan ini telah diselesaikan Menteri Pertanian dengan mengundang para distributor pupuk dan benih. Disamping itu penyuluh THL juga selalu meminta diangkat menjadi PNS.

Menteri Pertanian juga mendampingi Bapak Presiden berdialog dengan masyakarat Desa  Pujokerto, Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Dalam dialog masyarakat menyampaikan permasalahan berkaitan dengan irigasi, benih  dan kelangkaan pupuk bersubsidi. Pada kesempatan tersebut Bapak Presiden menyerahkan bantuan kepada petani Provinsi Lampung secara simbolis berupa hand traktor 577 unit, pompa air 284 unit, dan transplanter 18 unit. Disamping itu Menteri Pertanian juga melaporkan kepada Presiden bahwa Kementerian Pertanian tahun 2014 telah mengalokasikan kepada Provinsi Lampung Combine Harvester besar 4 unit, dan Combine Harvester kecil 17 unit.

Pada hari ketiga (26 November 2014) Menteri Pertanian bersama dengan Wakil Gubernur  Lampung dan Bupati Lampung Selatan ke Desa Mekar Mulya Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan yang mempunyai potensi lahan sawah irigasi  seluas 20.000 ha. Beberapa hal yang disepakati :

a.  PU akan mengeruk saluran irigasi sekunder yang saat ini mengalami pendangkalan disebabkan oleh endapan lumpur. Menteri Pertanian meminta PU untuk memulai pekerjaan pengerukan irigasi pada bulan Desember 2014 sampai Januari 2015.

b.  Kementerian Pertanian akan membangun jaringan irigasi tersier ferosement sebanyak 4 unit sepanjang 4.000 m, optimasi lahan peningkatan IP seluas 1.500 ha, dan perbaikan jaringan irigasi seluas 2.100 ha.

c.  Menteri Pertanian juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian dari dana kontigensi 2014 ke petani Kabupaten Lampung Selatan berupa: hand traktor 69 unit, pompa air 49 unit, dan transplanter 3 unit.

Dari hasil kunjungan kerja ini Menteri Pertanian dan Wakil Gubernur Lampung menyepakati Provinsi Lampung dapat menambah produksi padi sebesar 1 juta ton GKG dalam 3 tahun, yaitu dari 3,3 juta ton GKG pada tahun 2014 menjadi 4,3 juta ton GKG pada tahun 2017. Namun demikian Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung akan menghitung kembali kemungkinan peningkatan produksi yang dapat dicapai berdasarkan intervensi.

 
PROGRAM “RICE CROP MANAGER” PERCEPAT SWASEMBADA BERAS DI PROVINSI LAMPUNG PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Senin, 24 November 2014 11:27

RCMBekerjasama dengan Badan Pelaksana Penyuluh Petanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Lampung Selatan, BPTP Lampung mengadakan acara temu peneliti dan penyuluh untuk diseminasi teknologi “Rice Crop Manager (RCM)” pada hari Kamis, tanggal 20 November 2014, di ruang pertemuan BPTP Lampung. RCM merupakan upgrade dari program “Pengelolaan Hara Spesifik Lokasi (PHSL)” berbasis komputer yang digunakan untuk menetapkan rekomendasi pemupukan untuk tanaman padi yang dibudidayakan pada berbagai ekosistem, seperti sawah irigasi, sawah tadah hujan, dan sawah rawa pasang surut (under field testing). Program PHSL dapat akses melalui http://webapps.irri.org/nm/id yang diupgrade menjadi RCM, diluncurkan oleh Menteri Pertanian sebagai salah satu cara penetapan rekomendasi pemupukan padi nasional, pertama kali pada bulan Januari 2011 di Jakarta.

Acara temu Peneliti-Penyuluh dihadiri oleh 25 orang Penyuluh yang terdiri dari Koordinator Penyuluh dan Penyuluh Pertanian Lapang dari berbagai kecamatan Lingkup Kabupaten Lampung Selatan. Peneliti dan Penyuluh BPTP Lampung yang memberikan petunjuk bagaimana menjalankan program RCM dari jaringan internet adalah Dr. Ir. Bariot Hafif, M.Sc dan Ir. Kiswanto, MP. Tindak lanjut yang diharapkan dari acara ini adalah Penyuluh Lapang dibawah koordinasi BP4K Kabupaten Lampung Selatan, segera mensosialisasikan RCM dan mengeluarkan rekomendasi cara pengelolaan lahan dan takaran, jenis serta waktu pemberian pupuk, sebagaimana rekomendasi RCM ke petani/Poktan di daerah-daerah sentra produksi padi di Lampung Selatan, untuk penanaman padi pada MH 2014/2015 (Desember 2014 – Maret 2015).  Sebagaimana dikemukakan IRRI, bahwa petani padi di Indonesia khususnya di luar Jawa, akan mendapatkan peningkatan hasil gabah kering panen sedikitnya 0,5 ton/ha, kalau rekomendasi RCM diterapkan. Demikian pula penggunaan pupuk N, P dan K sesuai rekomendasi RCM juga akan lebih efisien dibanding pemupukan cara petani.

 
Gebyar Peternakan Tahun 2014 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Edwin H   
Kamis, 13 November 2014 13:30

gebyar peternakanAcara Gebyar Peternakan Tahun 2014 yang diselenggarakan di Desa Sido Mukti Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan tanggal 12 November 2014 dibuka oleh Bupati Lampung Selatan Hi. Rycko Menoza, SZP, SE, SH, MBA.  Acara ini dihadiri oleh 1.000 peserta terdiri dari kelompok peternak sapi PO Kecamatan Tanjung Sari, anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Peternakan Kab. Lampung Selatan, Muspida setempat dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung.

Pada Acara ini BPTP Lampung berpartisipasi dengan menampilkan Ayam Kampung Unggul Balitbang (KUB). Ayam KUB merupakan ayam kampung asli inovasi dari Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian hasil diseleksi selama 6 generasi. Ayam KUB dapat digunakan sebagai sumber bibit perent stock untuk penyediaan Day Old Chiken (DOC/bibit ayam). Pada kesempatan ini Bupati Lampung Selatan yang didampingi oleh Kepala BPTP Lampung Dr. Ir. A. Arivin Rivaie, M.Sc meninjau stan pameran BPTP Lampung.

Kegiatan Gebyar Peternakan tahun 2014 terdiri dari Lomba/kontes ternak sapi PO, lomba olahan makanan hasil ternak, demo pengolahan pakan ternak, demo pengolahan pupuk organik, demo inseminasi buatan (IB), kampanye gizi dan pengobatan masal.

 
Panen Raya, Penyerahan Bantuan Alsintan dan Benih Padi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Edwin H   
Kamis, 13 November 2014 11:33

serah benihAcara panen raya padi dan penyerahan bantuan alat mesin pertanian dan benih padi untuk kelompok tani atau Gabungan kelompok tani (Gapoktan) se-Provinsi Lampung tanggal 11 November 2014 di Desa Braja Fajar Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur.

Pada acara ini Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung Dr. Ir. A. Arivin Rivaie, M.Sc yang didampingi oleh Bapak Gubernur Lampung, Bupati Lampung Timur, Kepala Dinas TPH Provinsi Lampung dan pejabat lainnya menyerahkan bantuan benih padi varietas unggul baru (VUB) sebanyak 1 ton kepada Kelompok Tani/Gapoktan. Benih yang diserahkan terdiri dari 500 kg varietas Inpari 10 dan 500 kg varietas Inpari 13.

Kepala BPTP Lampung mengungkapkan sejak empat tahun terakhir BPTP Lampung melalui Unit Produksi Benih Sumber (UPBS) Padi sudah memproduksi benih unggul bermutu, baik untuk padi sawah (Inpari), padi gogo (Inpago) dan padi rawa (Inpara). Benih-benih tersebut dapat dimanfaatkan baik oleh petani maupun penangkar benih di semua Kabupaten/Kota di Sai Bumi Rua Jurai ini.

Menurut Kepala BPTP Lampung, pihaknya terus melakukan tugas-tugas pendampingan, pengawalan teknologi perbenihan dan penumbuhan kelembagaan benih swadaya petani guna mendukung suksesnya program swasembada pangan, baik itu padi, jagung dan kedelai.

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com