Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
e-Produk
Varietas
upbs
negara
katam
pustaka111
bankpadi

Kalender Kegiatan

Berita
Open House BPTP Lampung PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Rabu, 22 Oktober 2014 18:41

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) yang berada di tiap provinsi, melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam menghasilkan inovasi pertanian spesifik lokasi dalam optimalisasi pemanfaatan sumberdaya lokal di masing-masing provinsi dengan dukungan dari Balit/ Balai Besar/ Puslit serta bersinergi dengan berbagai stakeholder terkait baik di pusat maupun di daerah.

Dalam rangka memperingati 40 tahun Badan Litbang Pertanian, BPTP Lampung melaksanakan kegiatan Open House yang dilaksanakan pada tanggal  22 - 23 Oktober 2014.

Acara dihadiri oleh Gubernur Lampung  yang diwakili Ka. Dinas Pertanian TPH Prov. Lampung  Lana Rekyanti.  Beliau menyampaikan apresiasinya  menyambut baik pelaksanaan kegiatan Pekan Bhakti Agro Inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian ini mengingat peran penting Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang makin besar kontribusinya dalam berpartisipasi membangun sektor pertanian di Lampung.

Berbagai upaya telah dilakukan Kementerian Pertanian melalui P2BN, salah satunya adalah melalui peran Penelitian dan Pengembangan Pertanian untuk menghasilkan berbagai Varietas Unggul Baru yang dapat meningkatkan produksi dan produktivitas padi serta adaptif terhadap lingkungan saat ini, terutama dalam menghadapi perubahan iklim dampak pemanasan global.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian saya berharap untuk fokus pada usaha pengembangan teknologi yang dapat mengantisipasi dampak perubahan iklim, tentunya dengan memperhatikan kondisi spesifik wilayah Lampung., ujar beliau.

Menurut beliau, Pelaksanaan acara hari ini memiliki moment yang sangat tepat, karena terkait dengan pencapaian pelaksanaan 4 sukses program Kementerian Pertanian.Terkait dengan pelaksanaan program strategis Kementan yang telah dan sedang dilaksanakan saat ini diseluruh wilayah Indonesia seperti Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT), Pendampingan Swasembada Daging Sapi dan Kerbau (PSDSK), model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) dan program lainnya.

Gubernur lampung juga  contoh nyata adalah pengembangan varietas unggul baru seperti Inpara 2, Inpari 10, dan Inpari 13, Inpari 15, dan Inpari 19, yang mulai dikembangkan di sentra-sentra produksi padi di Provinsi Lampung melalui dukungan kegiatan gelar teknologi ataupun display di beberapa lokasi 14 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Saat ini juga telah dilakukan oleh Penelitian dan Pengembangan Pertanian sosialisasi dan penerapan Kalender Tanam (KATAM) yang sangat bermanfaat membantu petani dalam mengetahui semua faktor teknis terkait pelaksanaan penanaman padi yang efisien dan efektif.

 

Kepala Badan Litbang Pertanian yang diwakili oleh Kapuslitbangnak Dr. Bestiesna Mukti hadir dalam pembukaan open house ini.  Beliau menyampaikan dalam usianya yang ke-40, Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan banyak inovasi teknologi pertanian yang digunakan secara luas dan terbukti menjadi pendorong utama perkembangan usaha dan sistem agribisnis berbagai komoditas pertanian.

Namun demikian, masih perlu dilakukan strategi percepatan dan perluasan adopsi berbagai inovasi pertanian tersebut. Dalam upaya untuk mempercepat dan memperluas adopsi inovasi pertanian, Badan Litbang Pertanian menyelenggarakan Pekan Bulan Bakti di Kampus Cimanggu dan masing-masing lokasi BPTP di provinsi.

 

Kepala BPTP Lampung Dr. Ir. A. Arivin Rivaie, M.Sc menyampaikan bahwa  Pekan Bulan bakti Agroinovasi kali ini mengambil tema “ Agro Inovasi Kreativitas Tiada Henti untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Petani di Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai”. Acara ini mencakup kegiatan utama dan kegiatan pendukung dalam satu rangkaian acara yang berkesinambungan. Kegiatan ini juga menjadi media untuk mendekatkan para peneliti/penyuluh dengan petani/masyarakat luas sebagai media komunikasi dan silaturahmi antara Badan Litbang dengan mitranya.

Beberapa rangkaian acara antara lain Aplikasi Paket Teknologi, Workshop Pemasyarakatan Inovasi Indo Jarwo Transplanters, Seminar Karya Tulis Ilmiah Fungsional Pertanian, Pameran Agroinovasi dan Demonstrasi Teknologi, dan Lomba Mewarnai Gambar.  BPTP Lampung juga menyerahkan bantuan benih padi, kedelai, dan DOC Ayam KUB secara simbolis.  Dilakukan juga Penandatanganan MoU kerjasama penelitian perbenihan kedelai dengan fakultas Pertanian Unila dalam rangka kedaulatan pangan di provinsi lampung.

LAST_UPDATED2
 
Mentan Resmikan KUB Hortikultura Lampung; BPTP Lampung MoU Teknologi Pengolahan Hortikultura PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Jumat, 10 Oktober 2014 07:40

Menteri Pertanian dalam kesempatan ini meresmikan Pusat Kegiatan KUB Hortikultura Lampung/ uni pengolahan hasil di Desa Wates Way Ratai Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. pengembangan UPH dan Rumah Sentra Kemasan merupakan upaya yang tengah digalakkan Kementerian Pertanian dalam rangka peningkatan nilai tambah dan daya saing hasil pertanian di perdesaan.

"Saya menyambut baik upaya peningkatan nilai tambah dan daya saing hasil pertanian, terlebih karena kita akan memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015," kata Menteri Pertanian Suswono.

Meski masih ada waktu sekitar satu tahun karena MEA baru akan resmi diberlakukan pada 31 Desember 2015, ia mengatakan hal tersebut perlu diwaspadai. Pasalnya waktu satu tahun bisa menjadi ancaman sekaligus peluang. "Satu-satunya yang bisa menyelamatkan kita adalah bagaimana agar produk kita punya daya saing," kata beliau.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan pelatihan kepada kelompok tani agar tidak langsung menjual hasil tani mentah-mentah. Artinya, petani diharapkan bisa menjual produk dengan terlebih dahulu mengolahnya.

Upaya tersebut dilakukan guna membantu kelompok tani dan gabungan kelompok tani untuk memperoleh nilai tambah dari produk segar maupun olahan yang dihasilkan.

"Diharapkan dengan cara itu industri tumbuh di desa, supaya mereka tidak lari ke kota. Meski lahannya sempit, masyarakat bisa dapat hasil lebih karena ada proses pengolahan yang harganya jadi lebih baik," ujarnya.

Menteri Pertanian dalam kesempatan ini meresmikan Pusan Kegiatan KUB Hortikultura Lampung/ uni pengolahan hasil di Desa Wates Way Ratai Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran.

Kepala BPTP Lampung Menandatangani MoU

Mentan memberikan salam selamat kepada Kepala BPTP Lampung

Badan Litbang Pertanian sangat berperan aktif dalam dukungan Teknologi pengolahan hasil hortikultura di Lampung. Dalam kesempatan itu, yang dihadiri Menteri Pertanian, BPTP Lampung menandatangani MoU Sebagai Pendampingan Teknologi kelompok usaha bersama Hortikultura Lampung.

BPTP Lampung melalui Kepala Balai Dr. Ir. A. Arivin Rivai, M.Sc. menandatangani perjanjian kerjasama tentang pengembangan Agroindustri pisang antara Gapoktan Koperasi Tani Kuno oleh Bpk. Sunadi, dan Dinas Pertanian tanaman Pangan Provinsi Lampung oleh Kepala Dinas.

Begitu juga dengan BB Pascapanen melakukan MoU dengan Gapoktan Aspehorti Lampung yang ditandatangani oleh KSPHP BB Pascapanen.

 

LAST_UPDATED2
 
INSIMINASI BUATAAN UNTUK TINGKATKAN MUTU DAN POPULAASI TERNAK SAPI DI LAMPUNG PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Suryani dan Gohan O.M.   
Kamis, 02 Oktober 2014 10:02

Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik adalah suatu cara atau teknik untuk memasukkan mani (sperma atau semen) yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut 'insemination gun'.

Tujuan Inseminasi Buatan

  1. Memperbaiki mutu genetika ternak;
  2. Tidak mengharuskan pejantan unggul untuk dibawa ketempat yang dibutuhkan sehingga mengurangi biaya;
  3. Mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul secara lebih luas dalam jangka waktu yang lebih lama;
  4. Meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur;
  5. Mencegah penularan / penyebaran penyakit kelamin.

Keuntungan Inseminasi Buatan (IB)

  1. Menghemat biaya pemeliharaan ternak jantan;
  2. Dapat mengatur jarak kelahiran ternak dengan baik;
  3. Mencegah terjadinya kawin sedarah pada sapi betina (inbreeding);
  4. Dengan peralatan dan teknologi yang baik sperma dapat simpan dalam jangka waktu yang lama;
  5. Semen beku masih dapat dipakai untuk beberapa tahun kemudian walaupun pejantan telah mati;
  6. Menghindari kecelakaan yang sering terjadi pada saat perkawinan karena fisik pejantan terlalu besar;
  7. Menghindari ternak dari penularan penyakit terutama penyakit yang ditularkan dengan hubungan kelamin

Gambar Sapi Hasil Inseminasi Buatan

peternakan sapi ib

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pelaksanaan Program Inseminasi Buatan (IB)

Pemeriksaan Awal
Deteksi birahi yang tepat adalah kunci utama keberhasilan Inseminasi Buatan, selanjutnya adalah kecepatan dan ketepatan pelayanan Inseminasi Buatan itu sendiri dilaksanakan. Untuk memudahkan, sebagai patokan biasa dilakukan sebagai berikut:

Pertama kali terlihat tanda-tanda birahi

Harus diinseminasi pada

Terlambat

Pagi

Hari yang sama

Hari berikutnya

Sore

Hari berikutnya (pagi dan paling lambat siang hari)

Sesudah jam 15:00 besoknya

Keterlambatan pelayanan Inseminasi Buatan (IB) akan berakibat pada kerugian waktu yang cukup lama. Jarak antara satu birahi ke birahi selanjutnya adalah kira-kira 21 hari sehingga bila satu birahi terlewati maka kita masih harus menunggu 21 hari lagi untuk melaksanakan Inseminasi Buatan (IB) selanjutnya

Tanda - tanda birahi pada sapi betina adalah :

  1. ternak gelisah
  2. sering berteriak
  3. suka menaiki dan dinaiki sesamanya
  4. vulva : bengkak, berwarna merah, bila diraba terasa hangat (3 A dalam bahasa Jawa: abang, abuh, anget, atau 3 B dalam bahasa Sunda: Beureum, Bareuh, Baseuh)
  5. dari vulva keluar lendir yang bening dan tidak berwarna
  6. nafsu makan berkurang

Tanda tanda birahi ternak sapi

 

LAST_UPDATED2
 
Sosialisasi SPI BPTP Lampung PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Rabu, 01 Oktober 2014 13:55

BPTP Lampung melakukan sosialisasi SPI BPTP Lampung pada hari Rabu 1 Oktober 2014 yang dilaksanakan di Aula BPTP Lampung.  Hadir sebagai pembicra Bapak Alvi Lubis dari Irjen Kementan.  Sosialisasi ini dimoderatori langsung oleh Kepala BPTP Lampung Dr.Ir.  A. Arivin Rivaie, M.Sc.

Dalam kesempatan ini Pembicara Alvi  Lubis meyampaikan bahwa BPTP memeliki tugas yang besar meliputi  Tugas Pokok : Melaksanakan pengkajian, perakitan dan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.

Disamping itu juga BPTP memiliki Amanah tambahan : Menjadi Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran/Barang Wilayah (UAPPA/B-W) , Sekretariat Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP), Memberikan pendampingan teknologi melalui SL-PTT, pendampingan PSDS, pendampingan kawasan hortikultura, dsb.

Perlu adanya sistem pengendalian internal dari atasan sampai ke tingkat bawah.  Beliau menjelaskan berbagai simpul-simpul kritis pelaksanaan tugas dan fungsi balai pengkajian teknologi pertanian yang harus diperhatikan dalam sistem pengendalian internal.

 
Temu Lapang Display MAP2RL di Lampung Selatan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Jumat, 26 September 2014 17:06

Temu Lapang Model-Akselerasi Pembangunan Pertanian Ramah Lingkungan dan Lestari (MAP2RL) dilaksanakan pada hari kamis 25 September 2014 di Kecamatan Candipuro, Kab. Lampung Selatan.  Acara dibuka oleh Kepala BPTP Lampung Dr. A. Arivin Rivaie.  Acara diikuti Perwakilan Kepala Dinas Pertanian TPH Lampung Selatan, Kepala BP4K Kab. Lamsel, Camat Candipuro, penyuluh dan petani.

Dalam sambuatannya Kepala BPTP Lampung mengatakan perlu penggatian Varietas Unggu Baru (VUB) Inpari 10 karena  memiliki keunggulan tahan kering, produksi tinggi, rasa nasi.   Selain itu perlu dilakukan, integrasian padi dengan  ternak dengan pemanfaatan jerami padi sebagai pakan.

Penanggung jawab kegiatan Dr. Ir. Yulia Pujiharti, M.Si menyampaikan bahwa Badan Litbang Pertanian sebagai lembaga pemerintahan yang bergerak dibidang pertanian dan pengembangan pertanian telah merancang model akselerasi pembangunan pertanian ramah dan lestari. Dengan model ini pupaya  lima langkah meningkatkan produktivitas   padi di lampung yaitu

1)   Pergantian varietas ungul baru dan bersertifikat

2)   Penerapan jejer legowo

3)   Penggunaan pupuk organik

4)   Penggunaan pupuk berimbang

5)   Meningkatkan bimbingan dan penyuluhan

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com