JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sosial Media

Program Utama

Program Utama yang dilakukan BPTP Lampung Sebagai Lembaga Pengkajian Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi Lampung :

Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL)

Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) adalah salah satu inovasi Badan Litbang Pertanian yang dapat diterapkan dengan melibatkan keluarga sebagai anggota masyarakat, melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan.  M-KRPL merupakan konsep model rumah pangan yang dibangun dalam suatu kawasan (Rukun Tetangga, Rukun Warga/dusun, desa, atau kecamatan) dengan prinsip mewujudkan kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan, agar dapat melakukan upaya diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal, sekaligus konservasi tanaman pangan untuk masa depan, serta tercapai pula upaya peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat pada umumnya.

 


 

Model Desa Mandiri Benih Kedelai di Lampung

Kebutuhan benih untuk pengembangan kedelai di Provinsi/Kabupaten diperoleh dari Dinas Pertanian atau BPS. Kebutuhan benih di suatu wilayah disestimasi dari luas areal tanam dikalikan kebutuhan benih. Kebutuhan benih kedelai secara umum adalah sebesar 40 kg/ha. Berdasarkan hasil CP/CL ditentukan lokasi kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu di Desa Margodadi, Kabupaten Pringsewu dan Desa Haduyang, Kabupaten Lampung Selatan.

Benih sumber klas BS (Benih Penjenis) label kuning dan BD (Benih Dasar) label putih yang terdiri atas 10 varietas (Sinabung, Tanggamus, Argomulyo, Anjasmoro, Burangrang, Grobogan, Wilis, Gema, Dering 1 dan  Panderman) disediakan oleh Balitkabi. Sepuluh varietas benih tersebut digunakan dalam Laboratorium Lapang seluas 1 ha. Lahan LL tersebut sebagai tempat petani belajar langsung cara produksi benih dan melihat penampilan varietas yang diperkenalkan.

 


 

Model Bioindustri Padi di Lampung

Pengembangan pertanian bioindustri perlu didukung dengan teknologi maju tepat guna.  Saat ini banyak kegiatan penelitian yang tidak memperhatikan kebutuhan pengguna (demand-driven), sehingga teknologi yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan riel petani.  Jika sesuai, belum sepenuhnya secara finansial (terlalu mahal) dapat diterapkan di tingkat petani, tidak sepenuhnya meningkatkan pendapatan petani, dan kurang dapat bersaing dengan teknologi yang ada di pasar.

Ciri-ciri utama bioindustri: 1) bersifat sistem tertutup, 2) bersifat multiple product yang didukung oleh teknologi maju, 3) memaksimalkan nilai ekonomi produk, 4) meminimalkan limbah dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, 5) melibatkan secara sosial masyarakat luas.

 


 

Pendampingan Teknologi Mendukung Program Swasembada Daging Sapi dan Kerbau (PSDSK)

Program PSDSK bertumpu pada usaha pembibitan. Di Provinsi Lampung, beberapa langkah telah ditetapkan sebagai panduan kegiatan di lapangan, yaitu: optimalisasi akseptor dan kelahiran menggunakan teknik Inseminasi Buatan (IB) dan intensifikasi kawin alam, penanganan gangguan reproduksi dan kesehatan hewan, serta pemanfaatan bahan pakan lokal/limbah tanaman untuk usaha pembiakan dan penggemukan.

Untuk mendukung keberhasilan program ini, beberapa teknologi tepat guna hasil litkaji bisa di-diseminasi-kan kepada peternak bersama petugas di lapangan (laboratorium lapang/LL) melalui pendampingan teknologi dengan cara pelatihan dan/atau demplot (sekolah lapang/SL) Penggemukan dan Pembibitan Sapi Potong (PPSP).

wso shell indoXploit shell wso shell hacklink hacklink sat hacklink sat deface mirror hacklink wso shell