JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sosial Media

ASAM KLOROGENAT, ANTIOKSIDAN BERMANFAAT DARI KOPI

ASAM KLOROGENAT, ANTIOKSIDAN  BERMANFAAT DARI KOPI

Oleh

Alvi Yani

Peneliti Ahi Madya

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung

email : alvi_yani64@yahoo.com

 

Apa itu Antioksidan?

“Antioksidan didefinisikan sebagai senyawa yang dapat menunda, memperlambat dan mencegah proses oksidasi lipid. Dalam arti khusus, antioksidan adalah zat yang dapat menunda atau mencegah terjadinya reaksi antioksidasi radikal bebas dalam oksidasi lipid ( Kochhar dan Rossell, 1990). Antioksidan dinyatakan sebagai senyawa secara nyata dapat memperlambat oksidasi, walaupun dengan konsentrasi yang lebih rendah sekalipun dibandingkan dengan substrat yang dapat dioksidasi”.

Antioksidan sangat beragam jenisnya. Berdasarkan sumbernya antioksidan dibagi dalam dua kelompok, yaitu antioksidan sintetik (antioksidan yang diperoleh dari hasil sintesa reaksi kimia) dan antioksidan alami ( antioksidan hasil ekstraksi bahan alami).

Manfaat Antioksidan

Antioksidan sangat bermanfaat bagi kesehatan dan berperan penting untuk mempertahankan mutu produk pangan. Berbagai kerusakan seperti ketengikan, perubahan nilai gizi, perubahan warna dan aroma, serta kerusakan fisik lain pada produk pangan karena oksidasi dapat dihambat oleh antioksidan ini.

Antioksidan secara nyata mampu memperlambat atau menghambat oksidasi zat yang mudah teroksidasi meskipun dalam konsentrasi rendah. Antioksidan juga sesuai didefinisikan sebagai senyawa-senyawa yang melindungi sel dari efek berbahaya radikal bebas oksigen reaktif jika berkaitan dengan penyakit, radikal bebas ini dapat berasal dari metabolisme tubuh maupun faktor eksternal lainnya. Radikal bebas adalah spesies yang tidak stabil karena memiliki elektron yang tidak berpasangan dan mencari pasangan elektron dalam makromolekul biologi.

Asam Klorogenat Sebagai Antioksidan

Diketahui bahwa Asam klorogenik (CGA) adalah senyawa fenolik yang melimpah dalam kopi, dengan caffeoylquinic (CQA), feruloylquinic (FQA), dan asam dicaffeoylquinic (diCQA) menjadi subclass utama. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh Monteiro et al. (2007).

 

 Gambar 1. Gugus Kimia  Asam Klorogenat

Sumber : Wikipedia (2021)

 

Asam Klorogenat pada Kopi dan Manfaatnya

Kopi merupakan salah satu minuman yang paling digemari banyak orang. Kopi dikenal hampir di seluruh belahan dunia. Berbeda dengan minuman lainnya, penikmat kopi biasanya memiliki selera tersendiri pada jenis kopi. Ciri khas dan keunikan dari rasa kopi yang sesuai dengan selera masing-masing membuat banyak orang menjadi selektif terhadap jenis kopi.

 

Gambar 2. Kopi Robusta (Buah/Cherry)

Antioksidan golongan fenol memegang peranan penting dalam makanan. Salah satu contoh antioksidan golongan fenol adalah asam klorogenat. Asam klorogenat merupakan komponen fenol utama dalam kopi dan kopi merupakan salah satu tanaman yang mengandung asam klorogenat dalam konsentrasi yang tinggi (Farah et al., 2005). Menurut Clifford, M.N., (1999), asam klorogenat merupakan metabolit sekunder terbesar pada biji kopi dan secara umum asam klorogenat dibentuk dari asam kafeat dan asam quinat.

“Bagi tubuh pengopi, asam klorogenat yang terkandung dalam kopi dapat menjadi antioksidan. Antioksidan yang terkandung di dalam asam ini mampu mencegah kerusakan pada usus. Kerusakan pada usus yang disebabkan oleh ROS (Reactive Oxygen Species). Sedangkan, klorogenat mampu menghilangkan kandungan ROS ini” (Anonimous, 2020).

Kandungan asam klorogenat pada kopi dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya jenis biji kopi (Arabika atau Robusta), faktor  budidaya, jenis tanah, penyangraian, kultivar dan faktor lingkungan tempat tumbuh tanaman kopi tersebut.  

 

 Gambar 3. Kopi Sangrai

“Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak daun kopi robusta (Coffee robusta) oleh Hasanah, et al (2017) membuktikan bahwa ekstrak total, fraksi air, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan memiliki aktivitas antioksidan”.

Hasil penelitian Daglia et al. (2000), menunjukkan bahwa “kopi Robusta lebih memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibanding arabika. Jumlah asam klorogenat mencapai 90% dari total fenol yang terdapat pada kopi. Beberapa efek positif asam klorogenat terhadap kesehatan antara lain mencegah genotoksisitas monokloramin pada mukosa lambung Daglia et al. (2000), menjaga kesehatan hati dan kandung empedu, mengurangi resiko DM II (Van Dam, R.M. dan Hu, F.B., 2003), mengurangi resiko gout, menghambat resiko jantung koroner, menurunkan berat badan, mempunyai aktivitas antibakteri, antiviral dan antikanker” (Jiang et al., 2001).

 

Penutup

Antioksidan sebagai senyawa penangkal radikal bebas dapat dihasilkan oleh beberapa bahan pangan seperti daun kopi, madu, kopi dan lain-lain yang umumnya merupakan antioksidan alami.  Senyawa asam klorogenat (CGA)  yang merupakan senyawa antioksidan yang utama dalam kopi. Jenis biji kopi, budidaya, jenis tanah, penyangraian, kultivar dan faktor lingkungan tempat tumbuh tanaman kopi  merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kandungan asam klorogenat pada kopi.  

 

Referensi

Anonimous. 2020. Sepintas Kopi. https://www.sepintaskopi.com/2020/02/5-manfaat-asam-klorogenat-yang-terkandung-dalam-Kopi.html [Diunduh 1 Sept 2021].

Clifford, M.N. 1999. Chlorogenic Acids and Other Cinnamates-Nature,Occurrence and Dietary Burden. Journal of the Science of Food and Agriculture. 79, 362-372.

Daglia, M., A. Papetti, C.Gregotti, F. Berte, dan G. Gazzani. 2000. In Vitro Antioxidant and Ex Vivo Protective Activities of Green and Roasted. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 48. 1449-1454.

Farah A., T. D. Paulis, L. C. Trugo, and P. R. Martin. 2005. Effect of roasting on the formation of chlorogenic acid lactones in coffee. J. Agric. and Food Chemistry. 53(5):1505-1513.

Hasanah,M., , B. Maharani1., E.i Munarsih. 2017. Daya Antioksidan Ekstrak Dan  Fraksi Daun Kopi Robusta (Coffea Robusta) Terhadap  Pereaksi Dpph (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil. IJPST Volume 4 (2) :  42 – 49.

Jiang, Y., K. Satoh, and S. Watanabe. 2001. Inhibition of chlorogenic acid induced cytotoxicity by CoCl2. Anticancer Res. 2:3349-3353.

Kochhar,  S.P  dan  Rossell,  S.B.  1990.  Detection,  Estimation,  and  Evaluation  of              Antioxidant  in  Food  System.Food  Antioxidant.  Elsevier  Sci  Publ  Ltd.              London, New York.

Monteiro,M., A. Farah., Da. Perrone., L.C. Trugo, and C. Donangelo. 2007. Chlorogenic Acid Compounds from Coffee are Differentially Absorbed and Metabolized in Humans. J. Nutr. 137: 2196–2201.