Jenis – Jenis Penyakit Penting Pada Tanaman Anggur

Parent Category: Info Teknologi Written by Tri.Ksn Hits: 1247

 

Pada budidaya tanaman anggur, petani tidak terlepas dari kendala penyakit yang sering menyerang tanaman, baik yang bersifat non sistemik dan sitemik.  Macam-macam jenis penyakit penting yang sering menyerang tanaman anggur adalah sebagai berikut :

Penyakit Embun Tepung Palsu, dawny mildew (Jamur Plasmopara viticala)

Gejala serangan :

Pengendalian :

Menanam kultivar yang tahan (Vitis labrusca) misalnya  Delawarae, Isabela, memgurangi kelembaban kebun, melakukan sanitasi kebun dengan memangkas tunas dan buah yang terinfeksi, melakukan penyemprotan fungisida, dan tanaman dilindungi dengan atap plastik pada musim hujan.

Penyakit Tepung, Mildew  (Jamur Uncinula necator)

Gejala serangan :

Kerugian yang diakibatkan oleh penyakit ini buah akan cacat dan yidak dapat berkembang dan dapat menurunkan produksi.

 

Pengendalian :

Penyemprotan dengan fungisida  berbahan aktif belerang dan fungisida organik, misalnya dengan menggunakan bubur california, benomyl, thiophanate dan thiophanate-methyl.

Penyakit Kudis, antranose (Jamur Spaceloma ampelinum)

Gejala serangan :

Pengendalian :

Bagian batang dan tunas yang sakit di dipangkas/dibuang, tanaman kita beri fungisida (bubur california, bubur bourdeaux, ziram, ferbam), dan menggunakan para-para yang tinggi.

Penyakit Busuk Kapang kelabu, grey mold (Botrytis cinerea)

Gejala yang ditimbukan oleh penyakit ini :

Kerugiatan yang ditimbulkan produksi tanaman berkurang pada pra dan pasca panen serta mengurangi kandungan juice.

Pengendalian :

Dilakukan pemangkasan yang tepat untuk meningkatkan pertukaran udara, penjarangan dan pembungkusan buah.  Selain itu juga dilakukan penyemprotan fungisida sebelum panen (belerang oksida, captan benomyl).  Buah disimpan pada suhu yang rendah, jangan memetik buah setelah hujan.

Penyakit Karat Daun (Jamur Physopella ampelopsidis)

Gejala yang ditimbulkan :

Kerugian yang ditimbulkan akan menurunkan fosintesis.

Pengendalian :

Memangkas dan membakar daun yang terinfeksi, melakukan penyemprotan dengan fungisida (mankozeb, oksiklorida tembaga atau benomyl).

 

Disusun oleh : Edwin Herdiansyah, SP dan Tri Kusnanto

Sumber : Balitjestro Malang