JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sosial Media

Jenis – Jenis Penyakit Penting Pada Tanaman Anggur

 

Pada budidaya tanaman anggur, petani tidak terlepas dari kendala penyakit yang sering menyerang tanaman, baik yang bersifat non sistemik dan sitemik.  Macam-macam jenis penyakit penting yang sering menyerang tanaman anggur adalah sebagai berikut :

Penyakit Embun Tepung Palsu, dawny mildew (Jamur Plasmopara viticala)

Gejala serangan :

  • Jamur menyerang daun, tunas dan buah muda, serangan pada ujung tunas menyebabkan kering dan patah.
  • Serangan pada sisi atas daun ditandai bercak kuning kehijauan yang tidak berbatas tegas.
  • Serangan pada buah muda menyebabkan busuk abu-abu.
  • Pada kondisi yang menguntungkan perkembangan patogen yaitu pada suhu rendah dan  kelembaban tinggi, kondisi hujan  memicu perkembangan epidemi.

Pengendalian :

Menanam kultivar yang tahan (Vitis labrusca) misalnya  Delawarae, Isabela, memgurangi kelembaban kebun, melakukan sanitasi kebun dengan memangkas tunas dan buah yang terinfeksi, melakukan penyemprotan fungisida, dan tanaman dilindungi dengan atap plastik pada musim hujan.

Penyakit Tepung, Mildew  (Jamur Uncinula necator)

Gejala serangan :

  • Jamur menyerang semua jaringan hijau pada anggur, daun muda yang terinfeksi akan mengerut dan kecil.
  • Pada daun, ranting, bunga dan buah muda terdapat bercak bertepung kelabu.
  • Buah muda yang terinfeksi tidak dapat berkembang sempurna.
  • Penyebaran spora dibantu oleh angin.
  • Perkembangan penyakit dibantu oleh cuaca yang kering (suhu optimum 20-27ᴼ C)

Kerugian yang diakibatkan oleh penyakit ini buah akan cacat dan yidak dapat berkembang dan dapat menurunkan produksi.

 

Pengendalian :

Penyemprotan dengan fungisida  berbahan aktif belerang dan fungisida organik, misalnya dengan menggunakan bubur california, benomyl, thiophanate dan thiophanate-methyl.

Penyakit Kudis, antranose (Jamur Spaceloma ampelinum)

Gejala serangan :

  • Buah yang sakit terdapat bercak berwarna kelabu dengan tepi coklat tua dengan batas tegas.
  • Daging buah keras dan pecah – pecah.
  • Pada fase serangan kritis adalah pada tahap setengah berkembang (buah mengkal).

Pengendalian :

Bagian batang dan tunas yang sakit di dipangkas/dibuang, tanaman kita beri fungisida (bubur california, bubur bourdeaux, ziram, ferbam), dan menggunakan para-para yang tinggi.

Penyakit Busuk Kapang kelabu, grey mold (Botrytis cinerea)

Gejala yang ditimbukan oleh penyakit ini :

  • Daging buah membusuk, menjadi masa yang lunak dan berair
  • Buah yang sakit mengeriput dan berwarna coklat tua
  • Banyak menyerang pada buah yang matang dimusim hujan.

Kerugiatan yang ditimbulkan produksi tanaman berkurang pada pra dan pasca panen serta mengurangi kandungan juice.

Pengendalian :

Dilakukan pemangkasan yang tepat untuk meningkatkan pertukaran udara, penjarangan dan pembungkusan buah.  Selain itu juga dilakukan penyemprotan fungisida sebelum panen (belerang oksida, captan benomyl).  Buah disimpan pada suhu yang rendah, jangan memetik buah setelah hujan.

Penyakit Karat Daun (Jamur Physopella ampelopsidis)

Gejala yang ditimbulkan :

  • Sisi bawah daun terdapat tepung berwarna orange yang terdiri dari spora jamur.
  • Sisi atas daun terdapat bercak-bercak berwarna hijau kekuningan

Kerugian yang ditimbulkan akan menurunkan fosintesis.

Pengendalian :

Memangkas dan membakar daun yang terinfeksi, melakukan penyemprotan dengan fungisida (mankozeb, oksiklorida tembaga atau benomyl).

 

Disusun oleh : Edwin Herdiansyah, SP dan Tri Kusnanto

Sumber : Balitjestro Malang