JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sosial Media

Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Konsep Pertanian Perkotaan

 

Bandar Lampung, bertempat di gedung kantor Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung Radio Republik Indonesia (RRI) bekerjasama dengan BPTP Lampung melalui program Pro 1 Bandar Lampung mengadakan dialog interaktif luar studio dengan tema Model Pemanfaatan Pekarangan Perkotaan dengan narasumber Kepala BPTP Lampung Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si., Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung Ir. Agustina, M.M. dan Penyuluh Madya BPTP Lampung Ir. Nasriati, M.P.

Dalam kesempatan ini dibahas terkait potensi lahan pekarangan sebagai salah satu alternatif pertanian di wilayah perkotaan. Dengan memaksimalkan lahan pekarangan yang relatif terbatas diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi rumah tangga, penghijauan dan bahkan memberikan pemasukan bagi yg melaksanakan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) sudah sejak 2014 merilis program pemanfaatan lahan pekarangan, program ini diberi nama Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan saat ini program ini sudah diadopsi oleh Badan Ketahanan Pangan (BKP) dengan nama Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Pemanfaatan lahan pekarangan perlu diperhatikan juga terkait estetikanya, mengkombinasikan tanaman sayuran, buah-buahan dan bunga bisa menjadi pilihan bagi pelaksana pemanfaatan lahan pekarangan. Bahkan tanaman perkebunan saat ini juga bisa dibudidayakan dalam pot, misalnya adalah lada perdu. Produksi lada perdu apabila dirawat dengan baik akan menghasilkan 0.25 kg/pot. Pada KRPL juga dikenal konsep lestari dan ramah lingkungan, sehingga Balitbangtan memperkenalkan teknologi introduksi pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan pemupukan dan juga pengendalian hama penyakit.

Dikesempatan akhir para narasumber menyampaikan terkait optimalisasi lahan pekarangan memberikan dampak multiefek baik dari sisi kesehatan, ekonomi dan juga lingkungan. Konsep lestari dalam pemanfaatan lahan pekarangan perlu terus dipertahankan sehingga usahatani dapat terus bekelanjutan dan lingkungan tetap terjaga. RRI diharapkan dapat menjadi media yang dapat menyebarluaskan teknologi pertanian secara masif bagi seluruh masyarakat.

 

Sumber: Tim Medsos, Website BPTP Lampung