JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sosial Media

BIMBINGAN TEKNIS DAN FIELD DAY PENGEMBANGAN KAWASAN PERTANIAN BERBASIS KOORPORASI MELALUI PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI DAN KELEMBAGAAN PETANI JAGUNG

 

Bandar Sribawono, 14 September 2021. Bimtek penerapan inovasi teknologi dan kelembagaan petani jagung dilakukan sebagai bentuk implementasi pengembangan kawasan pertanian berbasis koorporasi. Bimtek tersebut dilaksanakan di Aula BPP Kecamatan Sribawono Kabupaten Lampung Timur. Untuk diketahui bahwa pilot project pengembangan kawasan pertanian berbasis kooporasi khususnya komoditas jagung berada di sentra produksi jagung Kabupaten Lampung Timur. Terdapat 3 (tiga) lokasi utama yaitu Kecamatan Bandar Sribawono, Kecamatan Sekampung Udik, dan Kecamatan Marga Sekampung.

Potensi Kabupaten Lampung Timur sendiri mempunyai luas areal panen jagung sekitar 164.451 ha dengan produksi 899.870 ton dan rerata produktivitas 5,487 ton/ha. Untuk tiga wilayah kecamatan utama yaitu: Kecamatan Sribawono luas areal panen jagung 28.530 ha, produksi 162.050 ton, produktivitas 5,680 ton/ha. Kecamatan Marga Sekampung luas areal panen jagung 18.080 ha, produksi 103.050 ton, produktivitas 5,700 ton/ha. Kecamatan Sekampung Udik luas areal panen jagung 22.150 ha, produksi 123.663 ton, produktivitas 5,500 ton/ha. Apabila dikompilasi dari ketiga kecamatan tersebut maka luas areal produksi 68.760 ha (41% dari luas areal produksi Kabupaten Lampung Timur) dengan jumlah produksinya mencapai 388.769 ton (43% dari total produksi Kabupaten Lampung Timur). Melihat potensi tersebut dimana provitas jagung yang rerata cenderung rendah masih mampu untuk ditingkatkan. Salah satu media pembelajarannya melalui Bimtek tersebut.

Bimtek merupakan rangkaian kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh BPTP Lampung terhadap kawasan pengembangan jagung. Bentuk pendampingan yang lain berupa pengenalan atau demplot inovasi dan teknologi budidaya jagung provitas tinggi. Bimtek mengundang dan dihadiri oleh para penyuluh dan petani dari ketiga sentra produksi jagung sejumlah sekitar 70 orang. Bimtek kali ini dihadiri dan mendapat arahan dari Kepala BPTP Lampung (Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si.) serta Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Lampung Timur (diwakili oleh Kabid TPH Sutrisna, SP).

Materi dan narasumber, yaitu : (1) Dukungan Program Balitbangtan terhadap Program Peningkatan Produktivitas Komoditas Strategis Pertanian dengan narasumber Kepala BPTP Lampung (Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si), (2) Dukungan Program Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terhadap Program Peningkatan Produktivitas Komoditas Strategis Pertanian (Jagung) oleh Kadis TPH dan Perkebunan Kabupaten Lampung Timur, (3) Inovasi Teknologi Budidaya Jagung Provitas Tinggi dengan Sistem Tanam Zigzag oleh Dr. Ir. Slameto, M.Si., (4) Tepat Aplikasi 20 ton Bukan Mimpi oleh praktisi (Eko Suprapto), dan (5) Penguatan Kelembagaan Petani Mendukung Pengembangan Kawasan Pertanian oleh KJF Kabupaten Lampung Timur (Sutrisna, SP). Setelah penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi.

Setelah acara bimtek selesai dilanjutkan dengan field day atau kunjungan lapangan ke lokasi demplot percontohan implementasi Teknologi Budidaya Jagung Provitas Tinggi dengan Sistem Tanam Zigzag di Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribawono, Lampung Timur. Di lapangan para peserta bimtek utamanya penyuluh dan petani mendapat penjelasan dari para narasumber yang berkompeten. Acara field day ditutup dengan melakukan panen ubinan jagung dimana rerata hasil produksinya mencapai 13.101 kg/ha pipilan jagung kering panen untuk varietas NK dan 9.143 kg/ha untuk jagung varietas JH-37. Hasil jagung tersebut nyata membuktikan bahwa inovasi budidaya jagung system zigzag tersebut menghasilkan peningkatan provitas diatas rata-rata provitas untuk ketiga wilayah kecamatan sentra produksi jagung yang hanya berkisar 5.487 kg/ha.

Sumber: Tim Pendampingan Kawasan, Tim Web & Medsos BPTP Lampung