JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sosial Media

Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Salah satu kendala dalam menanam cabai di pekarangan adalah adanya serangan organisme penganggu tanaman terutama virus kuning.

Penyakit virus kuning disebabkan virus dari kelompok Genus , Begomovirus . Gejala serangan penyakit virus kuning antara lain: hamparan pertanaman cabai berubah dari warna hijau menjadi kuning, biasanya tidak menghasilkan buah sama sekali,
Pengendalian: (1) gunakan varietas tahan antara lain: jatilaba, TM 99 dan Tonado, (2) lakukan pengolahan lahan dengan baik dan pupuk berimbang, (3) gunakan mulsa plastik, (4) lakukan pembibitan dengan cara penyungkupan tempat semaian dengan kain kasa atau plastik yang telah dilubangi dan ketinggian RAK pembibitan kurang lebih 1 meter, (5) Tanaman yang baru terserang disulam dengan tanaman sehat sedangkan daerah yang terserang berat, dibuang lalu semprot dengan pupuk daun, (6) tanam jagung sebagai penghadang/barrier dengan 5-6 baris rapat , (7) gunakan perangkap kuning untuk memerangkap populasi kutu kebul, dan dipasang sebanyak 40 perangkap /ha di tengah pertanaman cabai dipasang dengan ketinggian 30 cm., (8) atur waktu tanam agar tidak bersamaan dengan tingginya populasi serangga penular, (9) lakukan sanitasi lingkungan, terutama mengendalikan gulma berdaun lebar, (9) tumpangsari berbagai jenis tanaman untuk mengurangi populasi kutu kebul., (10) gunakan petisida nabati seperti ekstrak jahe.

Write comment (0 Comments)
instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google